My Philosophy for Successful Living

Menurut Jim Rohn, dalam bukunya yang berjudul “My Philosophy for Successful Living”, menyebutkan beberapa kriteria criteria untuk mendapatkan hidup yang makmur dan sukses, antara lain:

  1. Secera umum, siapa pun kita, jika kita memberi value kepada pasar, maka kita akan mendapatkan reward kembali. Beginilah cara pasar bekerja.
  2. Cara terbaik untuk mencapai kemakmuran dan kehidupan yang luar biasa adalah dengan cara banyak-banyak menolong orang lain. Selalu cari cara untuk melayani orang lain. John F. Kennedy menyatakan dalam quote terkenalnya: “Jangan tanyakan apa yang negara dapat berikan kepada kita, tapi apa yang kita dapat lakukan buat negara.”
  3. Fakta yang sederhana adalah, memberi reward kepada orang-orang untuk setiap keberhasilan kecil dapat memberikan sebuah kekayaan/fortune kepada kita.
  4. Profit lebih baik daripada penghasilan. Penghasilan membuat kita dapat hidup, tapi profit bisa memberikan kekayaan/fortune.
  5. Belajar dari pengalaman hidup kita sendiri akan dapat memperbaiki dan menguatkan philosophy personal kita.
  6. Berusahalah untuk hidup tanpa hutang dan menjadi seorang yang financially independent.
  7. Berusahalah untuk menjadi lebih komunikatif. Karena semakin powerful kita sebagai pembicara maka kita akan semakin hati-hati dan terjaga/terukur dalam kata-kata kita.Nilai-nilai hidup manakah yang lebih kita fokuskan dalam upaya mencari kemakmuran dan kebahagiaan?
    The post “My Philosophy for Successful Living” appeared first on krismanoppusunggu.com

Banjamin Franklin

Alasan saya menulis tentang Benjamin Franklin dalam blog saya kali ini karena setelah menbaca cukup banyak buku-buku, ada beberapa penulis terkenal merekomendasikan untuk membaca biography dari Benjamin Franklin.

Nah, saya menuruti anjuran dari para penulis terkenal tersebut. Dimulai dari menyelesaikan buku “The Life of Benjamin Franklin” karya Samuel Griswold dan sekarang saya sedang membaca buku “The Autobiography of Benjamin Franklin” (Dover Thrift Edition) yang merupakan karya Benjamin Franklin sendiri.

Berikut sekilas summary tentang sosok Benjamin Franklin:

Lahir di Boston, Massachusetts pada tanggal 17 January 1706 dan wafat di Philadelphia, Pennsylvania pada tanggal 17 April 1790 dalam usia 84 tahun.

Seorang renowned polymath, leading author, printer, political theorist, politician, Freemason, postmaster, scientist, inventor, civic activist, statesmen, dan diplomat.

Sebagai scientist, beliau adalah seorang figur besar dalam era American Enlightment dan sejarah dari fisika, untuk penemuan dan teorinya tentang listrik.

Sebagai inventor, beliau dikenal sebagai penemu lightning rod, bifocals, dan Franklin stove.

Benjamin Franklin mem-fasilitasi banyak organisasi civic termasuk Philadelphia fire department dan Philadelphia university.

Ternyata Benjamin Franklin adalah seorang calon independent dalam kiprah politiknya di Amerika Serikat.

Istri beliau bernama Deborah Red dan mereka memiliki tiga orang anak bernama: William, Francis, dan Sarah.

Dalam buku autobiograophy-nya, Benjamin Franklin menyebutkan ada 13 virtues, yaitu:

  1. Temperance: Eat not to dullness, drink not to elevation.
  2. Silence:  Speak not but what may benefit others or yourself; avoid trifling conversation.
  3. Order: Let all your things have their places; let each part of your business have its time.
  4. Resolution: Resolve to perform what you ought; perform without fail what you resolve.
  5. Frugality: Make no expense but to do good to others or yourself; i.e. wasting nothing
  6. Industry: Loose no time; be always employ’d in something useful; cut off all unnecessary actions.
  7. Sincerity: Use no hurtful deceit; think innocently and justly, and, if you speak, speak accordingly.
  8.  Justice: Wrong none by doing injuries, or omitting the benefits that are your duty.
  9. Moderation: Avoid extremes; forbear resenting injuries so much as you think they deserve.
  10. Cleanliness: Tolerate no uncleanliness in body, cloths, or habitation.
  11. Tranquility: Be not disturbed at trifles, or at accidents common or unavoidable.
  12. Chastity: Rarely use venery but for health or offspring, never to dullness, weakness, or injury of your own or another’s peace or reputation.
  13. Humility: Imitate Jesus and Socrates.Apa yang menjadi nilai-nilai luhur (virtues) kita?

    The post “Benjamin Franklin” appeared first on krismanoppusunggu.com

Attending to the little things

Stephen R. Covey dalam bukunya yang berjudul “7 Habits of Highly Effective People” menyatakan:

Tindakan kebaikan dan sikap respect yang kecil-kecil bisa berarti sanagat besar. Sikap tidak menghargai yang kecil, tindakan kurang baik yang simple, dan sikap tidak menghormati yang minor bisa mengakibatkan sikap menarik diri yang cukup signifikan. Dalam hubungan manusia, hal-hal kecil bisa berarti besar.

Saya teringat kejadian di sebuah sore habis pulang dari kantor. Sewaktu baru pulang dari kantor, saya langsung disambut oleh kedua anak saya. Satu perempuan berusia 7 tahun dan satu lagi anak laki-laki berusia 5 tahun. Cukup senang rasanya bisa disambut oleh kedua anak-anak kita sambil bercanda dan menanyakan bagaimana kabar seharian di sekolah dan di rumah.

Sampai pada satu titik saya meng-ignore putri saya dengan cuma mencium anak saya dan menanyakan apakah dia merindukan saya seharian ini.

Setengah jam berikutnya, putri pertama saya mulai tantrumnya. Menyatakan bahwa dia merasa bosan, tidak berguna dan kurang diperhatikan.

Komentar terakhir membuat saya teringat bahwa hal kecil yang saya lakukan terhadap putra kedua saya saja berarti cukup besar buat putri pertama saya.

Bagaimana hal-hal kecil dalam hidup sehari-hari mempengaruhi sikap dan tindakan kita?

The post “Attending to the little things” appeared first on krismanoppusunggu.com

My 2015 Annual Review: Lessons What Went Well and What Needs Improvement

Chris Guillebeau on his blog “The Art of Non-Conformity” every end of year will write his Annual Review.

Follow good things Chris has done, every year I set aside a long block of time, typically the better part of the week, to look back at the year that’s ending and look ahead to the next.

And so we begin the 2015 Annual Review

I try to live an active life and pursue a lot of different challenges and adventures. Pretty much every time I begin the review, I think, “What a crazy year it’s been!” J

In year 2015, I set with a big optimistic mental note, even tough there was still a noisy sound in my head that said I was worry to face the year.

While I was sitting down in a bus commuting from home to my office writing this notes, I want to share that I am feeling super excited. I am thinking of all the good things happened in my life with all the achievements. As usual, negative noise in my head also came, saying that I wasn’t really fulfilled my target achievement this year.

What Went Well in 2015

This year, I managed to finished my first Full Marathon by conquering the super hot The Jakarta Marathon 2015. Even tough I passed the cut off time by 38 minutes, luckily Iwas still registered as the Full Marathon finisher at the official web site of the race.

I also managed to complete reading 49 books in one year. I was following Seth Godin advise that “if you read book 20 minutes per day, every day without skipping a day, you can finished 52 books in a year.” And I have proofing that this advise to be true.

On 28 February 2015, while treated as a newbie in running community, EID Runners, an official running community in EID, which just founded in 30 May 2014, has managed to held a fun run race event sponsored by Pocari Sweat.

One year after its establishments, EID Runners members reached 130+ hence treated as the biggest sport community in EID.

On 29 October 2015, again, EID Runners, as the newly established sports community in EID, obtained an honor from EID Sports Competition 2015 committee to held men and women estafet running race.

What Needs Improvement in 2015

While participating for a Full Marathon race, I need to finish before the cut off time hence I can be treated as an official Full Marathon finisher.

On reading books, I need to make summary and review of the book I just finished reading.

For EID Runners, with big members (130+), we hope most of our members will spare his/her time to be active in participating EID Runners events.

Thank you All for the big achievement in 2015 and lets plan more success in 2016.

What is our 2015 review?

The post “My 2015 Annual Review: Lessons What Went Well and What Needs Improvement” appeared first on krismanoppusunggu.com

49 books have been read in 2015

Saya telah mambaca buku sebanyak 49 buah.

Apa saja judul buku-buk tersebut?

My reading list 2015:

  1. The Dragonfly Effect by Jennifer Aaker, Andy Smith
  2. The Intelligent Investor by Benjamin Graham
  3. The Phoenix Project by Gene Kim, Kevin Behr, George Spafford
  4. Financial Intelligence for Entrepreneurs by Karen Berman, Joe Knight
  5. Switch by Chip Heath, Dan Heath
  6. IT Savvy by Peter Will, Jeanne W. Ross
  7. Fooled by Randomness by Nassim Nicholas Taleb
  8. How will You Measure Your Life by Clayton M. Christensen
  9. A Whole New Mind by Daniel H. Pink
  10. What The Most Successful People Do on Weekend by Laura Vanderkam
  11. The Total Money Makeover by Dave Ramsey
  12. What The Most Successful People Do before Breakfast by Laura Vanderkam
  13. Security Analysis by Benjamin Graham, David L. Dood
  14. The 48 Law of Power by Robert Greene
  15. Fail, Fail Again, Fail Better by Pema Chodron
  16. To Sell is Human by Daniel H. Pink
  17. 30 Lessons for Living by Karl Pillemer, Ph.D
  18. Influence by Robert Cialdini, Ph.D
  19. Think and Grow Rich by Napoleon Hill
  20. Startup Nation by Dan Senor, Saul Singer
  21. The Road Less Traveled by M. Scott Peck M.D.
  22. How to Think, Act, and Invest Like Warren Buffett by Larry E. Swedroe
  23. Less Doing More Living by Ari Meisel
  24. The 4-Hour Workweek by Timothy Ferris
  25. 168 Hours by Laura Vanderkam
  26. Self-Publishing Attack! By James Scott Bell
  27. How to Make a Living as a Writer by James Scott Bell
  28. How to Write Your Book Around 9to5 Job by Bryan Cohen
  29. 9 Things Successful People Do Differently by Heidi Grant Halvorson
  30. The Strangest Secret by Earl Nightingale
  31. Wake Up and Live!
  32. The Magic of Believing by Claude M. Bristol
  33. The Success System That Never Fail by William Clement Stone
  34. The Entrepreneurial Imperative by Carl J. Schramm
  35. Drive by Daniel H. Pink

Fictions:

  1. The Little Prince by Antione de Saint-Exupery
  2. The Wizard of Oz by L. Frank Baum

Sports/Running:

  1. Run Less Run Faster by Bill Perce, Scott Murr, Ray Moss

Christian Books:

  1. God’s Solution for Your Life by Charles Stanley
  2. How to Listen to God by Charles Stanley
  3. Man of God by Charles Stanley
  4. Handle with Prayer by Charles Stanley
  5. Fasting and Prayer by Steven Brooks
  6. How to Operate in the Gifts of the Spirit by Steven Brooks
  7. The Sacred Anointing by Steven Brooks
  8. Working with Angels by Steven Brooks
  9. John G. Lake on Healing
  10. John G. Lake on Your Power in Holy Spirit
  11. Paul by Charles Swindoll

Tahun depan saya berencana mau baca 70 buku… 🙂

Bagaimana pengaruh buku dalam hidup kita?

The post 49 books have been read in 2015 appeared first on krismanoppusunggu.com

The Individual Investor Properties

Menurut Larry E. Swedroe dalam bukunya yang berjudul “Think, Act, and Invest Like Warren Buffett”, ciri-ciri individual investor sebagai berikut:

  1. Saham yang dibeli oleh laki-laki dan wanita secara berurutan akan menurun nilainya, dan saham yang dijual akan naik nilainya setelah mereka jual.
  2. Benchmark risk-adjusted baik buat laki-laki dan wanita, nilai pasaranya akan tidak bagus (turun)
  3.  Yang trading terlalu aktif adalah yang akan mendapatkan gain terburuk
  4. Semakin percaya diri seseorang terhadap kemampuannya baik untuk mengetahui saham yang mis-priced atau waktu yang terbaik di buat masuk ke pasar, semakin buruk hasilnya/kinerjanya.
  5. Baik laki-laki maupun wanita akan menghasilkan gross return yang hampir sama.
  6. Wanita single akan menghasilkan lebih baik dari teman wanitanya yang sudah menikah, karena asumsi wanita single tidak akan dipengaruhi oleh suaminya yang biasanya sangat percaya diri.
  7. Berdasarkan pengalaman, makin banya team member yang terlibat, tidak akan lebih baik dari single atau less team member. Rata-rata investement club memiliki return 4% lebih kecil tiap tahunnya. Dan sebaiknya club tidak melakukan trading selama setahun.
  8. Berdasarkan pengalaman, IQ yang tinggi tidak berarti akan menghasilkan return yang lebih tinggi juga. Mensa (the high IQ society) investment club memiliki return yang 13% lebih kecil dari S&P selama 15 tahun.

Bagaimana ciri-ciri dan performa investasi kita?

The post “The Individual Investor Propoerties” appeared first on krismanoppusunggu.com

And The Sun Stood Still, and The Moon Stayed

Mr Harold Hill, President dari Curtis Engine Company dari USA, seorang konsultan dari American Space Program. Beliau menulis article berikut si koran Evening World di Spencer, Indiana, yang kemudian muncul di English Churchman pada 15 Januari 1971, sebagai berikut:

“Saya pikir salah satu hal paling luar biasa yang Allah berikan kepada kita hari ini terjadi kepada para astronout dan ilmuwan luar angkasa di Green Belt, Indiana. Mereka sedang memeriksa posisi dari matahari, bulan, dan planet-planet di luar angkasa sana ketika benda-benda tersebut berada pada posisi 100 tahun dan 1,000 tahun dari sekarang. Kita harus mengetahui hal ini supaya kita tidak mengirimkan satelite ke atas sana dan bisa bertabrakan dengan sesuatu setelah itu, di salah satu orbitnya. Kita harus membentangkan orbit menurut tata cara hidup dari satelite dan dimana planet-planet akan menjadi tersusun sehingga segala sesuatu tidak berakhir buruk.

Para ilmuwan telah menjalankan program penghitungan mundur dan maju dengan komputer selama berabad-abad sampai komputernya terhenti. Komputer tersebut berhenti dan memberikan signal merah yang maksudnya ada sesuatu yang anah dengan informasi yang telah diberikan atau hasil yang didapatkan bila dibandingkan dengan standard umum. Para ilmuwan memanggil department service utuk memeriksa dan mereka manyatakan, “Semuanya sempurna”. Kepala operasi selanjutnya menanyakan, “Apa yang salah?”

Ternyata para ilmuwan telah menemukan ada satu hari yang hilang secara waktu yang berjalan di luar angkasa. Mereka bertanya-tanya dan kelihatannya tidak bisa menemukan jawabannya. Kemudian salah satu dari team member mengingat cerita ketika di sekolah minggu bahwa matahari berhenti. Mereka tidak mempercayai nya dan menanyakan diayat mana ada di Bible tentang hal itu – dan dia menyebutkan Joshua 10:12-14: “And the sun stood still, and the moon stayed – and hasted not to go down about a whole day.” Jadi kata ilmuwan ruang angkasa ini bahwa benar tekah hilang satu hari. Tepatnya 23 jam 20 menit. Lalu dimana 40 menit lagi yang hilang?

Di ayat 2 King 20, raja Hezekiah melakui nabi Yesaya meminta Allah supaya bayanganya mundur 10 derajat sebagai bukti bahwa Allah akan menepati doanya memberikan usianya diperpanjang selama 15 tahun. Dimana 10 derajat setara dengan 40 menit.

Jadi waktu yang terhenti 23 jam 20 menit pada jaman Joshua dan 40 menit pada jaman nabi Yesaya membuktikan tanda tanya para ilmuwan ruang angkasa bahwa Allah pernah menghentikan waktu selama 24 jam.

Bagaimana sikap kita menghargai kekuatan supra natural Allah?

The post “And The Sun Stood Still, And The Moon Stayed” appeared first on krismanoppusunggu.com

What can sustain America’s economical leadership in the world

Carl J. Schramm dalam bukunya yang berjudul “The Enterpreneurial Imperative” menyebutkan apa saja hal-hal yang bisa membuat Amerika Serikat tetap memimpin dunia dalam bidan ekonomi, yaitu:

– Amerika Serikat adalah negara tempat para imigrant berkumpul. Banyak orang paling pintar di Amerika Serikat adalah imigrant yang lahir di luar negeri.

-Amerika Serikat memiliki start-up companies terbesar di dunia dimana kedepanya AS menargetkan jumlah start-up yang berdiri tiap tahun double menjadi 1 juta.

– Rusia memimpin dalam menciptakan para ilmuwan berbakat. Tetapi AS lah yang mampu men-kapitalisasikan para ilmuwannya.

– AS adalah negara pencetak entrepreneur terbesar di dunia dimana para prang tua di AS lebih mengarahkan anak-anak mereka menjadi pengusaha dibanding menjadi pegawai swasta, BUMN maupun birokrat.

– AS memilih jalur free market capitalism yang menghadilkan kemakmuran buat setiap orang dengan mempertahankan demokrasi dan stabilitas negaranya. Berbeda dengan Eropa baik Eropa tua maupun Eropa Timur yang lebih memilih jalur sosialist.

– Amerika tidak tergantung kepada natural resources karena tanahnya kaya. Dan bila natural resources menjadi komodity atau harganya menjadi turun, mereka bisa memproduksi natural redources tersebut menjadi produk akhir yang sangat mutakhir dan dibutuhkan passr dunia. Tidak seperti Brazil yang memiliki natural resources yang cukup besar tetapi memiliki resiko menjadi komoditi semata. Atau seperti China yang menurut prediksi, akan kekurangan natural resources buat pabrik-pabriknya.

– Walaupun hampir sebagian besar jasa ICT AS telah dioutsource ke India, tidak menjadikan AS mengalami penurunan leadership dalam teknologi ICT. Karena yang dioutsource adalah teknologi yang bersifat otak kiri (hard skills), sementara teknologi soft skills otak kanan dan mastermind tetap AS pegang.

– Market capitalization AS, atau skala ekonominya sangat besar sekali. Sebagai perbadingan, market cap Apple hampir setara dengan nilai pasar saham Indonesia, salah satu segment market AS setara dengan GDP negara Swedia atau Israel.

Bagaimana upaya kita memajukan Indonesia menjadi leader ekonomi juga?

The post “What can sustain America’s economical leadership in the world?”appeared first on krismanoppusunggu.com

Our body’s values

Earl Nightingale dalam bukunya yang berjudul “The Starngest Secret” menyatakan sebuah cerita menarik tentang otak dan tubuh kita, sebagai berikut.

Seorang scientist dari DuPont pernah menyatakan bahwa dalam sebuah atom tubuh kita memiliki energi potensial sebesar 11 juta KWH. Berdasarkan scala itu bisa kita estimasi bahwa tubuh kita memiliki nilai sebesar 85 Milliar USD.

Para expert menyatakan bahwa otak dapat menangkap, menampung, me-recall, dan mem-program lebih dari 600 bits informasi setiap detik. Oleh karena itu, disepanjang hidup kita manusia, ada ber-milliar-milliar fakta dan impresi yang bisa diproses oleh otak kita. Disisi lain, komputer terkini hanya mampu mem-proses beberapa juta karakter dalam memory bank mereka.

Bagaimana kita menghargai otak dan tubuh kita?

Post “Our body’s value” appeared first on krismanoppusunggu.com

A writer wanna be

Setelah membaca cukup banyak buku baik hard copy, ebooks dan audiobooks, saya merasa mulai naik kelas mau menulis buku.

Untuk mendukung usaha saya menulis buku, saya baru saja membeli 3 buku tentang how to write, how to become a writer dan how to publish.

Dalam salah satu buku yang saya baca, dijelaskan supaya kita menetapkan dulu berapa kata yang mau ditulis dalam 6 bulan. Misalnya 58,000 kata dalam 6 bulan (168 hari). Dari situ berarti saya harus bisa menulis sebanyak 346 kata per hari atau sekitar 2422 kata per minggu.

Dalam buku tersebut dikatakan ada 3 faktor yang mempengaruhi sukses tidaknya menjadi seorang penulis yaitu Talent, Luck, dan Discipline.

Dari ketiga hal penting tersebut, hanya satu hal yang bisa saya kontrol yaitu Discipline. Jadi saya musti focus ke hal Discipline maka kedua Talent dan Luck akan mendukung kesuskesan saya.

Semoga saya bisa menulis sebuah buku dalam 6 bulan.

Apa yang menjadi plan aktifitas kita sekarang?

Post “A writer wann be” first be appeared on krismanoppusunggu.com