How to Stop Procrastinating and Boost Your Willpower by Using “Temptation Bundling”

Menurut James Clear dan Freakonomics dalam blognya menyatakan tips untuk menghentikan procrastination (sifat menunda) dengan cara mentargetkan sesuatu yang cukup menarik dalam ritual habit yang bisa membuat kita menunda (procrastinating).

Katy Milkman dalam upayanya untuk tidak menunda pergi ke gym adalah dengan menargetkan dirinya akan mendengar Audiobook yang sangat disukainya (The Hunger Games) selama exercise di gym. Dengan adanya bonus akan mendengar Audiobook kegemaran maka Katy akan tetap semangat untuk pergi dan latihan di gym.

Saya sendiri dalam upaya ritual habit running akan menargetkan kepada diri saya untuk mendengar music kegemaran di iTunes (misalnya music K-POP) atau Podcast kegemaran (Tony Robbins, Joel Osteen, Anthony Metivier) atau melakukan  meditasi dengan berdoa kepada Jesus sewaktu running.

Inilah tips yang bisa kita buat supaya kita bisa tetap commit melakukan ritual habit kita.

Bagaimana cara kita meng-overcome sikap procrastinating?

The post “How to Stop Procrastinating and Boost Your Willpower by Using “Temptation Bundling”” appeared first on krismanoppusunggu.com

Banjamin Franklin

Alasan saya menulis tentang Benjamin Franklin dalam blog saya kali ini karena setelah menbaca cukup banyak buku-buku, ada beberapa penulis terkenal merekomendasikan untuk membaca biography dari Benjamin Franklin.

Nah, saya menuruti anjuran dari para penulis terkenal tersebut. Dimulai dari menyelesaikan buku “The Life of Benjamin Franklin” karya Samuel Griswold dan sekarang saya sedang membaca buku “The Autobiography of Benjamin Franklin” (Dover Thrift Edition) yang merupakan karya Benjamin Franklin sendiri.

Berikut sekilas summary tentang sosok Benjamin Franklin:

Lahir di Boston, Massachusetts pada tanggal 17 January 1706 dan wafat di Philadelphia, Pennsylvania pada tanggal 17 April 1790 dalam usia 84 tahun.

Seorang renowned polymath, leading author, printer, political theorist, politician, Freemason, postmaster, scientist, inventor, civic activist, statesmen, dan diplomat.

Sebagai scientist, beliau adalah seorang figur besar dalam era American Enlightment dan sejarah dari fisika, untuk penemuan dan teorinya tentang listrik.

Sebagai inventor, beliau dikenal sebagai penemu lightning rod, bifocals, dan Franklin stove.

Benjamin Franklin mem-fasilitasi banyak organisasi civic termasuk Philadelphia fire department dan Philadelphia university.

Ternyata Benjamin Franklin adalah seorang calon independent dalam kiprah politiknya di Amerika Serikat.

Istri beliau bernama Deborah Red dan mereka memiliki tiga orang anak bernama: William, Francis, dan Sarah.

Dalam buku autobiograophy-nya, Benjamin Franklin menyebutkan ada 13 virtues, yaitu:

  1. Temperance: Eat not to dullness, drink not to elevation.
  2. Silence:  Speak not but what may benefit others or yourself; avoid trifling conversation.
  3. Order: Let all your things have their places; let each part of your business have its time.
  4. Resolution: Resolve to perform what you ought; perform without fail what you resolve.
  5. Frugality: Make no expense but to do good to others or yourself; i.e. wasting nothing
  6. Industry: Loose no time; be always employ’d in something useful; cut off all unnecessary actions.
  7. Sincerity: Use no hurtful deceit; think innocently and justly, and, if you speak, speak accordingly.
  8.  Justice: Wrong none by doing injuries, or omitting the benefits that are your duty.
  9. Moderation: Avoid extremes; forbear resenting injuries so much as you think they deserve.
  10. Cleanliness: Tolerate no uncleanliness in body, cloths, or habitation.
  11. Tranquility: Be not disturbed at trifles, or at accidents common or unavoidable.
  12. Chastity: Rarely use venery but for health or offspring, never to dullness, weakness, or injury of your own or another’s peace or reputation.
  13. Humility: Imitate Jesus and Socrates.Apa yang menjadi nilai-nilai luhur (virtues) kita?

    The post “Benjamin Franklin” appeared first on krismanoppusunggu.com

And The Sun Stood Still, and The Moon Stayed

Mr Harold Hill, President dari Curtis Engine Company dari USA, seorang konsultan dari American Space Program. Beliau menulis article berikut si koran Evening World di Spencer, Indiana, yang kemudian muncul di English Churchman pada 15 Januari 1971, sebagai berikut:

“Saya pikir salah satu hal paling luar biasa yang Allah berikan kepada kita hari ini terjadi kepada para astronout dan ilmuwan luar angkasa di Green Belt, Indiana. Mereka sedang memeriksa posisi dari matahari, bulan, dan planet-planet di luar angkasa sana ketika benda-benda tersebut berada pada posisi 100 tahun dan 1,000 tahun dari sekarang. Kita harus mengetahui hal ini supaya kita tidak mengirimkan satelite ke atas sana dan bisa bertabrakan dengan sesuatu setelah itu, di salah satu orbitnya. Kita harus membentangkan orbit menurut tata cara hidup dari satelite dan dimana planet-planet akan menjadi tersusun sehingga segala sesuatu tidak berakhir buruk.

Para ilmuwan telah menjalankan program penghitungan mundur dan maju dengan komputer selama berabad-abad sampai komputernya terhenti. Komputer tersebut berhenti dan memberikan signal merah yang maksudnya ada sesuatu yang anah dengan informasi yang telah diberikan atau hasil yang didapatkan bila dibandingkan dengan standard umum. Para ilmuwan memanggil department service utuk memeriksa dan mereka manyatakan, “Semuanya sempurna”. Kepala operasi selanjutnya menanyakan, “Apa yang salah?”

Ternyata para ilmuwan telah menemukan ada satu hari yang hilang secara waktu yang berjalan di luar angkasa. Mereka bertanya-tanya dan kelihatannya tidak bisa menemukan jawabannya. Kemudian salah satu dari team member mengingat cerita ketika di sekolah minggu bahwa matahari berhenti. Mereka tidak mempercayai nya dan menanyakan diayat mana ada di Bible tentang hal itu – dan dia menyebutkan Joshua 10:12-14: “And the sun stood still, and the moon stayed – and hasted not to go down about a whole day.” Jadi kata ilmuwan ruang angkasa ini bahwa benar tekah hilang satu hari. Tepatnya 23 jam 20 menit. Lalu dimana 40 menit lagi yang hilang?

Di ayat 2 King 20, raja Hezekiah melakui nabi Yesaya meminta Allah supaya bayanganya mundur 10 derajat sebagai bukti bahwa Allah akan menepati doanya memberikan usianya diperpanjang selama 15 tahun. Dimana 10 derajat setara dengan 40 menit.

Jadi waktu yang terhenti 23 jam 20 menit pada jaman Joshua dan 40 menit pada jaman nabi Yesaya membuktikan tanda tanya para ilmuwan ruang angkasa bahwa Allah pernah menghentikan waktu selama 24 jam.

Bagaimana sikap kita menghargai kekuatan supra natural Allah?

The post “And The Sun Stood Still, And The Moon Stayed” appeared first on krismanoppusunggu.com

Life under pressure

Hari ini untuk yang ke-23 kali saya melakukan ritual puasa dengan tidak makan selama 12 jam dan hanya minum.

Setelah membaca cukup banyak buku dan mengerti banyak hal, saya merasa makin kritis bahkan sedikit rude terhadap orang-orang terutama yang kurang kompeten.

Kalau ada jawaban-jawaban yang asal, maka akan langsung saya serang dengan komentar pedas.

Ditambah dengan tekanan hidup yang meningkat, maka bertambah lah sikap rude saya yang saya rasakan.

Dalam puasa hari ini saya kembali diingatkan untuk sabar dan bersyukur dalam segala hal. Karena itulah sebagian buah-buah roh yang diajarkan kepada saya.

Buat apa saya benar tapi hubungan saya dengan orang-orang yang saya kasihi menjadi buruk?

Being “right” sangatlah penting, tapi diatas semua itu hubungan baik lebih penting lagi.

Bagaimana sikap kita terhadap orang lain dikala kita benar?

Post “Life under pressure” appeared first on krismanoppusunggu.com

 

God’s help is always on time

Setelah hampir 2 minggu periksa dan berobat ke suster, klinik, rumah sakit akhirnya luka di jari tengah Ibu saya mendapatkan kejelasan apa sebabnya dan menuju penyembuhan.

Dalam pemeriksaan disebuah rumah sakit swasta di Bekasi, Ibu say divonis harus menjalani operasi besar untuk membersihkan lukanya ( istilah kedokterannya “debrimend”).

Namum karena Ibu saya sudah berusia 75 tahun dan cukup risky kalau dianesthesi total, maka kita sekeluarga mengusahakan pengobatan secara local saja.

Kami juga minta Pdt. Sarikat Bangun untuk mendoakan supaya tangan Ibu saya tidak perlu dioperasi besar.

Hari ini, setelah segala upaya doa dan pemeriksaan tingkat lanjut di RSCM Kencana, Ibu saya tidak perlu dioperasi besar dan hanya dibersihkan lukanya secara local.

Kuasa penyembuhan Tuhan yang on time membuat semuanya berjalan dengan baik.

Thanks, Lord!

Bagaimana sikap kita ketika menghadapi vonis operasi besar terhadap Ibu kita yang sudah berumur lanjut?

Post “God’s help is always on time” first published at krismanoppusunggu.com

Fasting and Pentecost (BC and AD)

Hari ini untuk yang ke-22 kali saya melakukan ritual puasa dengan tidak makan selama 12 jam dan hanya minum.

David Pawson, dalam bukunya yang berjudul “Unlocking The Bible”, menjelaskan tentang kejadian Pentecost sewaktu jaman bangsa Israel 50 hari setelah keluar dari Mesir (BC) dan jaman Israel 50 hari setelah Yesus bangkit dari kematian (AD).

Nabi Musa turun dari Gunung Sinai setelah 40 hari disana, dan pada saat Musa turun, bangsa Israel telah menyembah dewa Banteng berbentu tanduk dari emas. 50 hari setelah Passover (bangsa Israel keluar dari tanah Mesir), kerena menyembah dewa dari tanduk berbentu emas, Allah membunuh 3,000 orang.
10 Perjanjian Allah diberikan di Gunung Sinai 50 hari setelah domba Passover dibunuh. Domba Passover dibunuh jam 3pm dan 3 hari sejak itu bangsa Israel lepas/bebas dari perbudakan bangsa Mesir. 50 hari setelah Passover, hukum diberikan kepad bangsa Israel, hari yang menurut bangsa Jahudi sebagai Pentecost. 3,000 orang mari karena melanggar hukum (Keluaran/Exodus).
Hal ini sama 50 hari diabad berikutnya, ketika bangsa Jahudi merayakan diberikannya hukum, Allah memberikan Roh Kudus (Holy Spirit) – dan pada waktu ini 3,000 orang diselamatkan (Kisah Para Rasul/Act).

Bagaiman kita memaknai hari Pentecost?

#Diambil dari buku “Unlocking The Bible”

Reached the 1 percent

Pada hari Minggu (25 Oct 2015), setelah persiapan dengan method FIRST selama 12 minggu saya berhasil menyelesaikan jarak 42.195K dalam race Fulll Marathon di event The Jakarta Marathon 2015.

Saya berhasil menyelasaikan race dalam waktu 7:38:53. Sudah lewat 38 menit dari cut off time ( COT). Puji Tuhan nama saya masih dalam list finishers di urutan 1394.

Saya telah mulai lari sejak July 2012 dan mulai persiapan buat Full Marathon sejak 2014, dimana pada event The Jakarta Marathon 2014, saya gagal menjadi finisher dan DOB di Km24.

Menarik nya pada race tahun ini, saya mulai recovery di Km24 setelah cidera mulai Km16. Sejak Km 16-24, saya terseok-seok. Dari Km24-37, saya mulai jalan normal. Dan sejak Km37-42.195, saya bisa lari karena merasa takut akan disweep panitia di COT 7 jam.

Dengan usaha dan faith kepada yang Maha Kuasa, saya bisa menyelesaikan FM dengan finished strong. 🙂

Ada dua pengalaman saya dalam event marathon ini dimana Allah yang saya percaya menyatakan kepada saya bahwa saya akan finished FM tahun ini. Seminggu sebelum race day, Allah yang saya percayai menunjukkan dalam mimpi bahwa saya akan bisa menyelesaikan race FM tahun ini. Dan pada saat race, saya kembali diingatkan oleh Allah yang saya percaya, lewat problem pada GPS jam saya, dengan angka kombinasi 264 yang selalu mengingatkan saya pada hadirat Tuhan.

Jadi kesimpulan race saya tahun ini di event The Jakarta Marathon 2015, kalau bukan karena kasih karunia Tuhan Yesus, saya pasti tidak dapat menyelesaikannya.

Praise the Lord.

#Diambil dari buku kehidupan