Attending to the little things

Stephen R. Covey dalam bukunya yang berjudul “7 Habits of Highly Effective People” menyatakan:

Tindakan kebaikan dan sikap respect yang kecil-kecil bisa berarti sanagat besar. Sikap tidak menghargai yang kecil, tindakan kurang baik yang simple, dan sikap tidak menghormati yang minor bisa mengakibatkan sikap menarik diri yang cukup signifikan. Dalam hubungan manusia, hal-hal kecil bisa berarti besar.

Saya teringat kejadian di sebuah sore habis pulang dari kantor. Sewaktu baru pulang dari kantor, saya langsung disambut oleh kedua anak saya. Satu perempuan berusia 7 tahun dan satu lagi anak laki-laki berusia 5 tahun. Cukup senang rasanya bisa disambut oleh kedua anak-anak kita sambil bercanda dan menanyakan bagaimana kabar seharian di sekolah dan di rumah.

Sampai pada satu titik saya meng-ignore putri saya dengan cuma mencium anak saya dan menanyakan apakah dia merindukan saya seharian ini.

Setengah jam berikutnya, putri pertama saya mulai tantrumnya. Menyatakan bahwa dia merasa bosan, tidak berguna dan kurang diperhatikan.

Komentar terakhir membuat saya teringat bahwa hal kecil yang saya lakukan terhadap putra kedua saya saja berarti cukup besar buat putri pertama saya.

Bagaimana hal-hal kecil dalam hidup sehari-hari mempengaruhi sikap dan tindakan kita?

The post “Attending to the little things”¬†appeared first on krismanoppusunggu.com

Life under pressure

Hari ini untuk yang ke-23 kali saya melakukan ritual puasa dengan tidak makan selama 12 jam dan hanya minum.

Setelah membaca cukup banyak buku dan mengerti banyak hal, saya merasa makin kritis bahkan sedikit rude terhadap orang-orang terutama yang kurang kompeten.

Kalau ada jawaban-jawaban yang asal, maka akan langsung saya serang dengan komentar pedas.

Ditambah dengan tekanan hidup yang meningkat, maka bertambah lah sikap rude saya yang saya rasakan.

Dalam puasa hari ini saya kembali diingatkan untuk sabar dan bersyukur dalam segala hal. Karena itulah sebagian buah-buah roh yang diajarkan kepada saya.

Buat apa saya benar tapi hubungan saya dengan orang-orang yang saya kasihi menjadi buruk?

Being “right” sangatlah penting, tapi diatas semua itu hubungan baik lebih penting lagi.

Bagaimana sikap kita terhadap orang lain dikala kita benar?

Post “Life under pressure” appeared first on krismanoppusunggu.com