#True Lovers

True #Lovers

There were a young & restless man πŸ¦πŸ™‹β€β™‚οΈπŸ€³ & beautiful 🀩 woman πŸ‘©. Both were falling in 1st πŸ₯‡ virgin high school 🏫 love πŸ’•. The man πŸ‘¨ proposed to marry the woman πŸ‘© in forever & faithful love πŸ’Ÿ.

For a great πŸ‘ while, they were married happily and managed to have a beautiful 🀩 & superwoman daughter πŸ‘§ & a game genius son πŸ‘¦ .

One ☝️ day the πŸ¦πŸ™‹β€β™‚οΈπŸ€³ left home for a #tabi aka #journey. The woman πŸ‘© kept waiting but the man πŸ‘¨ did not return back home 🏑.
Most her friends and the woman πŸ‘© rivals said that the man won’t come again while cynically #laughing πŸ˜‚.
The woman πŸ‘© went back home 🏑 and read again the lifetime wedding πŸ’’ proposed letter from the man πŸ‘¨ hence she gain more #power to wait for her #true-lover.

On one ☝️ day the man πŸ¦πŸ™‹β€β™‚οΈπŸ€³ came back home 🏑. For a long time gave hard times with his wife and asked her, with all those sorrow πŸ™ & sleepless nite, why you still faithfully kept our wedding πŸ’’ promise?
The woman πŸ‘© replied, “I am just like πŸ‘ Israel πŸ•Ž!”, while #laughing πŸ€ͺ.

When Israel πŸ•Ž under one mighty country rule, other countries were #laughingπŸ€ͺ at Jews✑️ because We said We will become a #free and #strong nation becoz G-d King of kings & Lord of lords with Us.πŸ¦πŸ™‹β€β™‚οΈπŸ€³πŸ¦Ύ

#man #woman #high-school-lovers #tabi #free

Jack Daniels

JeDi

Once upon a time, there was a #GoodBoyπŸ¦πŸ™‹β€β™‚οΈ. Since *He* was born until both *Her* #Mother & #Brother #welcome *Her*, *He* always be a #GoodBoy abd follow every #Earthly rules.

As the#Proverb says: β€œ#RedAnt also will #bite, if by doing all the good deeds, #She #suffered and always #mistreated. Aka Batak PakTerTuak version: β€œKesini Jude, Kesana Jude.”

With all those past experience, by doing all the good deeds and follow #earthly rules with the same result aka #suffering #mistreated, *She* decided to becoma a #Crooked to see if the result will be #different.

As Father Einstein once said: β€œInsanity is kept doing the same thing expecting the different result!!!!”

https://music.apple.com/id/album/good-boy/1313615274?i=1313615284

#goodboy #crooked #gdragon #suffering #motherbrother

#Home

#Home

*Home* according to Lubavitchers:

β€œA #home is where #You can make faces at the mirror, wear an old green ☘️sweater with the πŸ•³ under the armpit, eat pickles πŸ₯’with πŸ₯œ butter– becoz #You feel #likeπŸ‘ it.✌️

Χ‘Χ‘Χ™Χͺβœ‘οΈπŸ’Ÿ

@Home❀️
https://music.apple.com/jp/album/home-sweet-home/1607548438?i=1607549082&l=en

#home #you #like

Attending to the little things

Stephen R. Covey dalam bukunya yang berjudul “7 Habits of Highly Effective People” menyatakan:

Tindakan kebaikan dan sikap respect yang kecil-kecil bisa berarti sanagat besar. Sikap tidak menghargai yang kecil, tindakan kurang baik yang simple, dan sikap tidak menghormati yang minor bisa mengakibatkan sikap menarik diri yang cukup signifikan. Dalam hubungan manusia, hal-hal kecil bisa berarti besar.

Saya teringat kejadian di sebuah sore habis pulang dari kantor. Sewaktu baru pulang dari kantor, saya langsung disambut oleh kedua anak saya. Satu perempuan berusia 7 tahun dan satu lagi anak laki-laki berusia 5 tahun. Cukup senang rasanya bisa disambut oleh kedua anak-anak kita sambil bercanda dan menanyakan bagaimana kabar seharian di sekolah dan di rumah.

Sampai pada satu titik saya meng-ignore putri saya dengan cuma mencium anak saya dan menanyakan apakah dia merindukan saya seharian ini.

Setengah jam berikutnya, putri pertama saya mulai tantrumnya. Menyatakan bahwa dia merasa bosan, tidak berguna dan kurang diperhatikan.

Komentar terakhir membuat saya teringat bahwa hal kecil yang saya lakukan terhadap putra kedua saya saja berarti cukup besar buat putri pertama saya.

Bagaimana hal-hal kecil dalam hidup sehari-hari mempengaruhi sikap dan tindakan kita?

The post “Attending to the little things”Β appeared first on krismanoppusunggu.com

Life under pressure

Hari ini untuk yang ke-23 kali saya melakukan ritual puasa dengan tidak makan selama 12 jam dan hanya minum.

Setelah membaca cukup banyak buku dan mengerti banyak hal, saya merasa makin kritis bahkan sedikit rude terhadap orang-orang terutama yang kurang kompeten.

Kalau ada jawaban-jawaban yang asal, maka akan langsung saya serang dengan komentar pedas.

Ditambah dengan tekanan hidup yang meningkat, maka bertambah lah sikap rude saya yang saya rasakan.

Dalam puasa hari ini saya kembali diingatkan untuk sabar dan bersyukur dalam segala hal. Karena itulah sebagian buah-buah roh yang diajarkan kepada saya.

Buat apa saya benar tapi hubungan saya dengan orang-orang yang saya kasihi menjadi buruk?

Being “right” sangatlah penting, tapi diatas semua itu hubungan baik lebih penting lagi.

Bagaimana sikap kita terhadap orang lain dikala kita benar?

Post “Life under pressure” appeared first on krismanoppusunggu.com