Life under pressure

Hari ini untuk yang ke-23 kali saya melakukan ritual puasa dengan tidak makan selama 12 jam dan hanya minum.

Setelah membaca cukup banyak buku dan mengerti banyak hal, saya merasa makin kritis bahkan sedikit rude terhadap orang-orang terutama yang kurang kompeten.

Kalau ada jawaban-jawaban yang asal, maka akan langsung saya serang dengan komentar pedas.

Ditambah dengan tekanan hidup yang meningkat, maka bertambah lah sikap rude saya yang saya rasakan.

Dalam puasa hari ini saya kembali diingatkan untuk sabar dan bersyukur dalam segala hal. Karena itulah sebagian buah-buah roh yang diajarkan kepada saya.

Buat apa saya benar tapi hubungan saya dengan orang-orang yang saya kasihi menjadi buruk?

Being “right” sangatlah penting, tapi diatas semua itu hubungan baik lebih penting lagi.

Bagaimana sikap kita terhadap orang lain dikala kita benar?

Post “Life under pressure” appeared first on krismanoppusunggu.com

 

Fasting and Pentecost (BC and AD)

Hari ini untuk yang ke-22 kali saya melakukan ritual puasa dengan tidak makan selama 12 jam dan hanya minum.

David Pawson, dalam bukunya yang berjudul “Unlocking The Bible”, menjelaskan tentang kejadian Pentecost sewaktu jaman bangsa Israel 50 hari setelah keluar dari Mesir (BC) dan jaman Israel 50 hari setelah Yesus bangkit dari kematian (AD).

Nabi Musa turun dari Gunung Sinai setelah 40 hari disana, dan pada saat Musa turun, bangsa Israel telah menyembah dewa Banteng berbentu tanduk dari emas. 50 hari setelah Passover (bangsa Israel keluar dari tanah Mesir), kerena menyembah dewa dari tanduk berbentu emas, Allah membunuh 3,000 orang.
10 Perjanjian Allah diberikan di Gunung Sinai 50 hari setelah domba Passover dibunuh. Domba Passover dibunuh jam 3pm dan 3 hari sejak itu bangsa Israel lepas/bebas dari perbudakan bangsa Mesir. 50 hari setelah Passover, hukum diberikan kepad bangsa Israel, hari yang menurut bangsa Jahudi sebagai Pentecost. 3,000 orang mari karena melanggar hukum (Keluaran/Exodus).
Hal ini sama 50 hari diabad berikutnya, ketika bangsa Jahudi merayakan diberikannya hukum, Allah memberikan Roh Kudus (Holy Spirit) – dan pada waktu ini 3,000 orang diselamatkan (Kisah Para Rasul/Act).

Bagaiman kita memaknai hari Pentecost?

#Diambil dari buku “Unlocking The Bible”

Fasting and Chinese characters related to Babel

Hari ini untuk yang ke-21 kali saya melakukan ritual puasa dengan tidak makan selama 12 jam dan hanya minum.

Menarik sekali, dalam bukunya yeng berjudul “Unlocking The Bible”, David Pawson menyebutkan bahwa ada catatan kaki yang menarik dalam cerita tentang Babel.
Diantara orang-orang yang terpencar ada subuah group yang mendaki gunung ke arah Timur, dan tinggal disana ketika mereka mencapai tepi laut. Orang-orang tersebut menjadi bangsa China.
Budaya China sebenarnya berlanjut secara langsung sejak itu. Mereka meninggalkan Babel sebelum alfabet “Cuneiform” menggantikan bahasa gambar dari Mesir kuno. Semua bahasa berupa bahasa gambar bermula sejak masa Babel. Bahasa yang mereka ambil di China, ditaruh dalam bentuk gambar.
Hal ajaib yang mungkin merekonstruksi cerita dari Genesis 1 sampai 11 dengan melihat symbol-symbol yang orang China gunakan menggambarkan arti yang berbeda.
Kata bahasa China untuk “create”, misalanya, terbuat dari gambar lumpur, hidup, dan seseorang yang sedang berjalan.
Kata Chinese buat ‘devil” adalah terbuat dari seorang pria, sebuah taman, dan gambar dari kata rahasia. Jadi “devil” adalah orang rahasia yang tinggal di taman.
Kata Chinese buat “tempter”, terbuat dari kata buat “devil” ditambah dengan 2 pohon dan gambar dari “cover”/”disguise”.
Kata Chinese buat “boat”, terbuat dari gambar container, mulut, dan angka 8, jadi “boat” dalam bahasa China adalah kendaraan yang berisi 8 orang, yaitu kapal Nuh (Noah’s ark).

Menarik bukan?

Bagaimana sebenarnya sejarah bahasa kita (Indonesia)?

#Diambil dari buku