Fasting and being in flat condition

Hari ini untuk yang ke-9 kali saya melakukan ritual puasa dengan tidak makan selama 12 jam dan hanya minum.
Berbeda dengan puasa-puasa saya sebelumnya, dalam puasa kali ini saya tidak mengalami challenges yang memggoda saya untuk berhenti puasa seperti rasa lapar, beban pekerjaan dan emosi.

Dalam puasa hari ini saya merasa datar-datar saja. Menunggu harapan-harapan saya dengan datar seperti seolah-olah tidak ada yang terjadi. Namun saya percaya Yang Maha Kuasa tetap bekerja untuk doa-doa dan harapan-harapan saya kedepannya.

Saya tetap akan mencoba menjadikan ritual puasa ini bukan sebagai sesuatu yang biasa-biasa saja dan tetap mengimani dan berharap serta berserah penuh pada Yang Maha Kuasa. Karena dalam moment flat seperti ini biasanya kesabaran dan awareness saya sedang dicobai.

Bagaimana action kita ketika mengalami kondisi puasa yang flat?

#Diambil dari buku kehidupan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s