Portfolio Management at EMC

EMC, perusahaan high-tech dengan 40,000 karyawan di seluruh dunia, dimana perusahaan ini men-design, membangun, dan menjual system penyimpanan/storage, software, dan service untuk pasar, menjaga, dan me-leverage informasi.
EMC memiliki 4 principal segment bisnis, yaitu: penyimpanan informasi, manajemen konten dan archiving, informatiob security, dan infrastructure virtual.
Pada tahun 2008, net profit EMC adalah 9%, dibandingkan dengan standard industri pada waktu itu yang cuma 3.4%. Revenue-nya bertumbuh 19% pada tahun 2007, menjadi 13.2 Milliar Dollar, dan 12% di tahun 2008, senilai 14.9 Milliar Dollar.
Karena revenue EMC bertumbuh secara dramatis, begitu juga system-nya. Dengan hampir sekitar 40 akuisisi sejak 2003, landscape system-nya juga semakin kompleks. Seorang senior IT leader di EMC mengutarakan bahwa karena pengeluaran dana untuk proyek sangat mudah, kami tidak memiliki pandangan yang cukup holistic tentang system di EMC.
EMC telah mengembangkan portfolio management process sejak 2001. Setiap bisnis unit telah memiliki sebuah organisasi process dan portfolio management (PPMG), yang sebagian besar terdiri dari orang-orang IT yang berprinsip proses oriented.
Organisasi PPMG memanage permintaan dan mengoptimasisasikan portfolio untuk bisnis unit.
Sebagai tambahan, unit-unit PPMG berinteraksi dengan organisasi sentral IT, yang menyediakan application development, infrasructure services, dan security.
Pada level enterprise, management fokus kedalam 3 kategori dari IT investment. 2 yang pertama berhubungan dengan 2 core proses di EMC, yaitu: requisition-to-cash (GA portfolio) dan lead-to-service ( Customer Operations portfolio). Kategori ketiga adalah, IT portfolio, yang mencakup IT investment yang bersifat centralized lainnya.
Sebuah IT Steering Committee yang terdiri dari CIO, Executive VP, dan Senior VP sebagai member-nya, menyiapkan strategic priorities dan meng-oversee enterprisewide portfolio. Sebuah bisnis case proses yang baku digunakan untuk mengalokasikan IT resources pusat terhadap permintaan bisnis unit dan memastikan bahwa tujuan kedua bisnis unit dan enterprisewide bisa tercapai.
Perubahan terhadap IT portfolio management telah menolong EMC merasionalisasikan IT investment dan mengosongkan IT fund untuk pengeluaran strategic lainnya.
EMC menurunkan total IT spending di tahun 2006 menjadi 3.1% dari revenue (dibandingkan 5.3% di standard industry sejenis).
Alokasi investasi EMC sekarang 23% strategic ( double dari industri standard 11%), 20% informational ( industry standard 18%), 23% transactional ( industry standard 25%), dan 34% infrastructure (industry standard 46%)
<>

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s