How dare you to a challenge

Hari ini saya menelpon seorang teman ex satu sekolah di SMA. Beliau menawarkan saya sebuah challenge yang cukup membuat saya nervous. Terus saya jawab, saya mau berdoa dulu minta keputusan dari Yang Maha Kuasa.

Teman saya ini menegaskan, bahwa ketika saya menelpon, beliau sedang membicarakan tentang challenge ini dan beliau selanjutnya menyatakan bahwa ini adalah challenge untuk menantang sebuah kesempatan.

Akhirnya saya mengatakan bahwa bila dia merasa saya bisa ambil challenge ini, monggo diputuskan apa yang terbaik menurutnya.

Dalam meditasi yang saya lakukan, saya membaca sebuah perikop yang menyatakan bahwa kita perlu memiliki iman yang lebih besar supaya kita dapat menghadapi challenge yang lebih besar.

Iman saya mengajarkan supaya kita mau berani lebih mengambil resiko yang berada dalam skala iman kita.

Apakah challenge ini berada dalam skala iman saya? Lets see…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s