Lost aversion

Adalah kecenderungan bahwa kita merasa lebih sedih karena kehilangan dibandingkan dengan rasa senang karena mendaoatkan sesuatu. Hal ini dinamakan lost aversion.
Para peneliti telah menemukan lagi dan lagi bahwa orang merasakan bahwa nilai rasa kehilangan 2 sampai 4 kali nilai rasa ketika mendapatkan sesuatu.
Sekali lagi penelitian terhadap pelajar tentang lost aversion ini menjelaskan bahwa ketika pelajar ditanya mau bayar berapa untuk sebua mug, mereka menyatakan sekitar 50,000 rupiah secara rata-rata. Tetapi kehutan muncul dari para pelajar tersebut ketika ditanya berapa mereka mau jual mug nya. Secara rata-rata mereka tidak akan mau melepas mug tersebut dibawah harga 200,000 rupiah.
Jika lost averdion bisa mempengaruhi secara cepat terhadap objek yang biasa saja, aeperti mug kopi, coba kita pikirkan bagaimana konsekuensinya untuk keputusan yang lebih penting, seperti letika seseorang menghayalkan untuk melepaskan senioritasnya di satu bidang misalnya telco untuk mencoba pekerjaan di bidang lain misalnya fibancial.
Bagaimana dengan anda?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s