Make time with Kids and Serving others (Please help Pak Tarigan on his terminal stage cancer)

Hari ini hari pertama masuk ke kantor setelah liburan Lebaran. Kebetulan saya juga membawa putra kedua saya yang berusia 4 tahun ikut ke kantor. Hari ini saya mau memberikan waktu saya yang terbaik bersama dengan anak saya supaya dia juga bisa mengerti kondisi pekerjaan Bapaknya dan bisa sekalian bermain di mall dekat kantor saya.
Inilah salah satu quality time yang bisa saya berikan kepada anak saya dan juga saya dapatkan dari anak saya.

Hari ini juga saya mendapat telepon dari Bapak rohani saya untuk ikut mendukung pelayanan terhadap seoarang Bapak Tarigan yang menderita cancer stadium terminal.
Bapak Tarigan ini memiliki dua putri dan seorang istri. Uang buat pengobatan dan kemo telah habis cukup banyak. Apalagi sejak Pak Tarigan ini menderita cancer, praktis pendapatan keluarga mereka hany adari sang istri yang bergaji sekitar 3jt/bulan di salan satu universitas swasta IT terkenal.
Bapak Rohani saya (Pdt. Sarikat Bangun) meminta saya untuk medukung pelayan terhadap Pak Tarigan ini.
Karena itu kami (Saya dan Pdt. Sarikat Bangun) sangat mengharapakan dukungan dari pembaca setia blog ini untuk juga mendukung upaya menolong Pak Tarigan.
Karena sudah terlalu banya kemo, sehingga effect nya (seperti yang juga saya baca dalam sebuah buku) adalah beliau mengalami perubahan kondisi psikis dan mental sehingga sekarang belia menghujat Tuhan karena merasa upaya beliau dalam melayani Tuhan seolah-olah sia-sia dengan penyakit ayang didapatkan beliau.
So, para pembaca blog saya yang setia mohon dukungaannya dengan mengontak network masing-masing di lembaga-lembaga not for profit cancer supaya bisa mendukung Pak Tarigan.
Pak Tarigan ini adalah jemaat setia umat Katholik, jadi mohon dikontak network di lembaga gereja untuk bisa mendukung Pak Tarian ini.
Kalau pembaca blog setia saya terpanggil untuk membantu Pak Tarigan bisa contact saya @081510060004 atau Pdt. Sarikat Bangun @08158891589

Tuhan memberkati kita semua.

Apa response kita ketika mengetahui ada seseorang yang dalam penderitaannya sangat membutuhkan bantuan kita?

#Diambil dari buku kehidupan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s